DPRD Kalimantan Tengah

Belajar dari Pandemi, Pentingnya Pelaku Usaha Punya Dana Cadangan

FOTO : Wakil Ketua Umum KADIN Kalteng, Rizky Mahendra, Kamis (03/02/2022)

GERAKKALTENG. com – Palangka Raya – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kalimantan Tengah meminta para pelaku usaha dan UMKM untuk mengalokasikan dana cadangan, guna menghadapi kondisi saat ini.

“Pentingnya mengalokasi dana cadangan ini, tidak hanya berlaku pada situasi pandemi saja. Bahkan ketika situasi memaksa seperti halnya perang, kerusuhan, bencana alam, konflik sosial dan sebagainya,”kata Wakil Ketua Umum KADIN Kalteng, Rizky Mahendra, Kamis (03/02/2022)

Menurutnya, pelajaran mahal dari pandemi Covid-19, maka setidaknya pelaku usaha dan UMKM harus punya dana cadangan. Sehingga dari dana cadangan itu, usaha bisa berjalan meskipun tersendat dan mengalami kemunduran.

Setidaknya para pelaku usaha punya dua tahun dana cadangan operasional. Ketika nanti ada prediksi pandemi dengan virus yang berbeda masih bisa operasional meskipun usaha tak berjalan maksimal.

Rizky menyebut dana cadangan ini harus memiliki prosentase 40 persen. Sementara 30 persen diambil untuk keuntungan pribadi, kemudian 30 persen diperuntukan buat dana investasi.

“Jika displin diterapkan tentu, pelaku usaha masih bisa membayar biaya gaji karyawan, listrik, internet, BBM dan sebagainya, ketika usaha sedang mengalami goncangan atau gangguan,” pungkasnya (AW/ST)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *