Gunung MasHeadline

Sarang Walet Pengaruhi Kesehatan Masyarakat

KUALA KURUN, GERAKKALTENG.COM – Rumah Sarang Burung Walet berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Suara musik menyerupai suara burung membuat bising, ditambah dengan kotoran burung yang diindikasi menyebabkan penyakit flu burung.

Banyak orang hanya terpanciung khasiat besar sarang burung walet buat kesehatan, serta harga jual sarangnya yang tinggi. Belum begitu banyak yang mengetahui dampak buruk dari rumah sarang walet, sehingga dibiarkan menjamur di tengah pemukiman warga.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, dr Maria Efianti kepada awak media, Senin (16/4/2018).

Ia mengatakan, ada beberapa dampak buruk sarang walet, seperti dampak lingkungan bagi warga sekitar.

Rumah sarang walet yang bisa kita lihat sangat menimbulkan kebisingan. Burung dengan jumlah banyak, dapat menimbulkan suara riuh. Itu kan juga gangguan terhadap kesehatan.Tidak hanya itu, kotoran waletpun, kalau sudah kering dapat menimbulkan kuman. Selanjutnya kuman dapat mengganggu kesehatan warga dan lingkungan.

dr. Maria menilai, banyaknya walet yang berkeliaran dipemukiman warga dan membuang kotoran sembarangan, berpotensi menimbulkan penyakit flu burung. “Penyakit flu burung muncul dari burung, tidak terkecuali burung wallet.” tegas Maria.

Dia menghimbau masyarakat Gumas yang mau membangun rumah sarang walet agar membangun sesuai dengan aturan yang berlaku supaya tidak menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.

Sarang walet memang ada dampak positif bagi kesehatan, salah satu untuk bahan herbal menetralisir semua racun dalam tubuh, sebagai sumber makanan yang sangat bergizi dan sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan salah satu obat terbaik untuk membantu pertumbuhan sel-sel baru yang lebih aktif dalam tubuh.

Sarang walet juga dipercaya dapat menyehatkan paru-paru dan membuat umur panjang, ucapnya.(Hri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *