Kotawaringin Timur

Rujab Bupati Senilai 30 Miliar Akan Diresmikan Februari

Bangunan megah rumah jabatan bupati Kotim ini akan diresmikan awal Februari mendatang.

SAMPIT,GERAKKALTENG.COM Beberapa tahun terakhir, rumah jabatan (Rujab) Bupati Kotim tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Karena sedang dilakukan renovasi dan juga perbaikan secara menyeluruh
untuk mempercantik bangunan tersebut. Rencananya, pada awal Februari mendatang akan diresmikan
rujab tersebut. Bangunan megah ini
menelan biaya yang tidak sedikit. Yakni hampir Rp30 miliar. Dengan biaya yang
banyak tersebut dapat digunakan
dalam waktu yang cukup lama, terlebih lagi bangunan rujab tersebut tampak
begitu megah. Karena rujab sebelumnya sudah saatnya untuk direnovasi. Tentunya, renovasi ini dengan berbagai pertimbangan yang matang, sehingga dapat dilakukan perbaikan secara
keseluruhan. Dalam rujab yang baru ini
dilengkapi dengan fasilitas standar pejabat VVIP sekelas menteri, ruang rapat dan ruang kerja. Bahkan ada bangunan rumah betang tepat
di samping rujab tersebut. Meski diakui pembangunan rujab ini hampir 100 persen sudah selesai, tapi masih
ada beberapa fasilitas yang memang perlu untuk dilengkapi, khususnya perabotan di dalamnya. Bupati Kotim Supian Hadi mengatakan, pembangunan rujab baru ini dilakukan
agar mampu menerima tamu penting yang datang ke sampit. Sebab, bangunan yang terdahulu masih belum
mampu untuk memfasilitasi keperluaan jika datang ke tempat rujab yang terdahulu. “Saya sudah mengatakan,
pembangunan khususnya renovasi
rujab ini dengan berbagai masukan, perhitungan dan juga dengan anggaran tahun jamak. Bahkan rujab yang baru ini bukan saya yang menggunakannya, akan tetapi bupati setelah saya yang akan menggunakannya lagi. Apalagi bangunan ni akan mampu bertahan
berpuluh-puluh tahun lamanya,”jelasnya.

Untuk itu, rujab baru ini nantinya akan menjadi tempat yang refresentatif khususnya dalam menyambut tamu-tamu penting. Misalnya, bupati, wali kota, gubernur dan tamu penting lainnya. Sebab, berbagai macam
fasilitas memang sudah disiapkan
untuk mejamu tamu penting tersebut. Terlebih rujab ini akan menyediakan
tempat pertemuan, kamar tidur, mushola dan juga kamar khusus untuk presiden dan para menteri nantinya,
dan ruangan pendukung yang lainnya.
Bupati yang dikenal dengan
sebutan SHD ini mengatakan, awal pengerjaannya memang banyak kritikan. “Saya tetap pada pendirian,
bahwa rujab ini harus direnovasi total, terlebih lagi bangunan ini bukan untuk saya pribadi. Jika bangunan rujab
ni dibangun beberapa tahun lagi, tentunya akan lebih mahal dibandingkan pada saat ini,” ujarnya.SHD menambahkan, bangunan ini terdiri dari
2 lantai dan 3 kubah dan ada satu bangunan khusus, yakni rumah betang tepat disebelah kiri bangunan keberadaannya. “Insya Allah, jika tidak ada halangan rujab ini nantinya akan kita resmikan pada Februari yang akan
datang,” pungkasnya. (tbu/ist)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *