DPRD KapuasHeadlineKapuas

Tahun 2020, Sarana Air Bersih di Pesisir Bakal Terealisasi

"Karena kemarau air mahal, satu drum bisa seharga Rp 100 ribu. Air yang ada tidak layak konsumsi dan terkena penyakit kulit kalau dipakai mandi. Kami sudah perjuangkan, sarana air bersih masuk KUA PPAS dengan pagu Rp 14 miliar lebih untuk Tamban Catur dan Kapuas Kuala," kata Legislator dari Partai Nasdem ini.

gerakkalteng.com – KUALA KAPUAS – Sarana air bersih di daerah pesisir Kecamatan Tamban Catur dan Kapuas Kuala diharapkan terealisasi tahun 2020. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Dapil V, Kunanto, Selasa (19/11/2019).

Kunanto memastikan, tahun 2020 di wilayah pesisir tidak ada lagi kesulitan air bersih. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, khususnya saat menghadapi musim kemarau.

“Karena kemarau air mahal, satu drum bisa seharga Rp 100 ribu. Air yang ada tidak layak konsumsi dan terkena penyakit kulit kalau dipakai mandi. Kami sudah perjuangkan, sarana air bersih masuk KUA PPAS dengan pagu Rp 14 miliar lebih untuk Tamban Catur dan Kapuas Kuala,” kata Legislator dari Partai Nasdem ini.

Sementara itu, Kepala Desa Sido Mulyo Lasino menambahkan sangat bersyukur dengan rencana realisasi programnya itu. Sebab, selama ini khususnya musim kemarau air di daerah tersebut tidak layak konsumsi dan dipakai mencuci serta mandi.

“Terima kasih Pak Kunanto yang mewakili Dapil V, selama ini memang kita ada masalah air bersih. Kita usulkan ini setiap tahun dan tahun 2019 kita usulkan, alhamdullilah tahun 2020 bisa terealisasi,” pungkas Lasino.

Ia juga berharap, usulan itu benar-benar terealisasi oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas bisa. Dirinya mengaku mewakili masyarakat Tamban Catur sangat sudah lama mendambakan air bersih, karena mereka selama ini merasakan kesulitan air bersih. (SS3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *