DPRD Kota Palangka RayaPalangka Raya

PPKM Diperpanjang, Polres Palangka Raya Pastikan Tak Akan Persulit Pergerakan Warga

FOTO : PPKM diperpanjang Akses jalan menuju Bundaran besar Kota Palangka Raya kembali di tutup.

Gerakkalteng. com – Palangka raya – Aparat Kepolisian nampaknya ikut mengamati berbagai perkembangan situasi selama pandemic covid 19. Termasuk dampak ekonomi yang akhirnya memicu meningkatnya angka kriminalitas selama pandemic. Terlebih di masa perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan sosial Masyarakat atau (PPKM) di Kota Palangka Raya yang diduga akan semakin mempengaruhi ekonomi masyarakat dan menimbulkan dampak lanjutan berupa meningkatnya angka pengangguran dan kriminalitas.

Kepada Gerakkalteng. com , Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Tondoan Gultom mengungkap, perpanjangan PPKM ini dipastikan akan semakin mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat. aparat Kepolisian memastikan bahwa PPKM yang diterapkan tidak akan mempersulit kendaraan keluar masuk Palangka Raya seperti hilir mudik tangki minyak, bahan makanan, buah buahan, unggas, atau gas.

Sementara usaha milik warga seperti warung makan, rumah makan atau kebutuhan dasar lainnya tidak akan dibatasi terlalu ketat. Pembatasan yang terlalu ketat tentu akan menimbulkan dampakkemerosotan ekonomi bagi warga yang berdampak pada meningkatnya pengangguran dan kriminalitas.
“Kami tidak akan mempersulit gerakan masyarakat. Kami tidak melarang warga beraktivitas hanya saja tetap ikuti prokes dan disiplin memakai masker dan tidak membuat kerumunan”, terangnya.

Sementara itu, pengamat hukum Kota Palangka Raya, Rio Danamore Dau mengatakan PPKM yang diperpanjang ini bukan berarti melarang seluruh aktivitas warga namun sedikit membatasi saja. Ia menyebut masyarakat kini harus menunaikan tugas memenuhi kebutuhan perut, dan tanggung jawab lainnya. Ini semua pada dasarnya tentu dialami semua orang. Namun demikian, masyarakat diminta tetap mengikuti norma hukum dan menjauhkan diri dari tindak pidana.
“Selama ada niat dan daya juang serta tidak berfikiran pendek dan mencari jalan pintas, sebenarnya masih ada peluang masyarakat keluar dari krisis”, jelasnya. (AW)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *