Kalimantan Tengah

Dislutkan Kalteng Gelar Rapat Pembahasan marketplace

FOTO : Kepala Dislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah saat memimpin rapat.

GERAKKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran sangat memperhatikan perkembangan sektor kelautan dan perikanan Kalteng dan mendorong sektor ini agar dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan meningkatkan akses pasar bagi pelaku usaha perikanan. Terutama dalam era digitalisasi saat ini, maka sangat diperlukan adanya kemudahan bagi masyarakat untuk mendukung semua program pemerintah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan, sangat diperlukan adanya kemudahan bagi pelaku usaha perikanan dalam menjangkau konsumen.

Menanggapi program Gubernur Kalteng ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalteng memberikan dukungan agar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di sektor kelautan dan perikanan dapat terlaksana dengan baik. Salah satu aplikasi yang akan dibangun adalah aplikasi marketplace jual beli produk perikanan Pro Ikan Makin Berkah.

Hal ini disampaikan Kepala Dislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah saat memimpin rapat pembahasan aplikasi marketplace jual beli produk perikanan Pro Ikan Makin Berkah, di aula, Kamis (10/2/2022).

“Program Gubernur Kalimantan Tengah terutama dalam pengembangan SPBE di sektor kelautan dan perikanan haruslah kita sambut dengan baik, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sehingga pelayanan kelautan dan perikanan dapat terlaksana dengan lebih mudah, efektif, dan efisien,” ucap Darliansjah.

“Salah satu aplikasi unggulan yang akan dibangun adalah aplikasi marketplace jual beli produk perikanan Pro Ikan Makin Berkah, yang merupakan gagasan Bapak Gubernur untuk meningkatkan akses pasar bagi para pelaku usaha perikanan yang bermanfaat untuk meningkatkan volume penjualan, meningkatkan pendapatan, meningkatkan pangsa pasar, memberikan kemudahan terhadap akses jual beli produk perikanan, sekaligus untuk mempromosikan produk-produk usaha perikanan dan menggiatkan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” sambungnya.

Aplikasi marketplace jual beli produk perikanan Pro Ikan Makin Berkah ini akan mempermudah pelaku usaha perikanan untuk memasarkan produk-produknya dan memudahkan konsumen untuk memilih produk yang diinginkan sesuai yang ditawarkan sehingga dapat membeli tanpa harus tatap muka secara langsung. Yang dapat dipasarkan melalui aplikasi ini merupakan produk perikanan baik itu produk ikan segar maupun olahannya, berbagai masakan serba ikan, ataupun aksesoris perikanan seperti alat pancing, akuarium dan peralatannya.

Darliansjah menambahkan, harus optimis dan harus menyamakan persepsi dalam membangun aplikasi tersebut bahwa pemerintah daerah hadir secara nyata dalam memfasilitasi pasar pelaku usaha perikanan.

“Semoga dengan strategi-strategi yang dilakukan pada tahun 2022 ini, aplikasi ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, pelaku usaha dan pemangku kepentingan di Kalimantan Tengah,” tutupnya.

Pertemuan yang diikuti oleh Tim SPBE Dislutkan Prov. Kalteng ini diagendakan untuk mendengarkan paparan dari Tim Rumah Siber Klinik Bisnis Palangka Raya. Ketua Tim Rumah Siber Muhammad Asary dalam paparannya menyampaikan bahwa Tim akan membantu dalam membangun aplikasi marketplace ini untuk mengembangkan sumber daya perikanan.

“Aplikasi Pro Ikan Makin Berkah ini adalah sebuah terobosan baru jual beli ikan segar/hias, benih ikan, masakan ikan dan produk perikanan lainnya di Kalimantan Tengah dan merupakan platform belanja online pertama yang disesuaikan untuk wilayah Kalimantan Tengah dengan mengintegrasikan antara Produsen-Kurir-Konsumen lewat sebuah aplikasi digital,” pungkas Muhammad. (don/mmc)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *